Beranda » Aktifitas » Dana BOS MI MTS MA 2014 Kabupaten Malang

Dana BOS MI MTS MA 2014 Kabupaten Malang

CATATAN: Sampai tanggal 25 Mei 2014 BOS atau Bantuan Operasional Sekolah untuk madrasah baik Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan MA (Madrasah Aliyah) belum juga cair sejak awal tahun 2014. Padahal semestinya, dana BOS cair setiap bulan kedua pada setiap triwulan atau kwartal.

Anehnya, dana BOS madrasah di tempat lain sudah cair. Simar sejumlah berita berikut ini:

BOS Madrasah Tahap I Cair
Sumber: 07 Maret 2014 BANYUMAS, suaramerdeka.com

Setelah sekian lama ditunggu madrasah, akhirnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jenjang madrasah untuk tahap I tahun ini sudah cair.

Maka dari itu, masing-masing madrasah, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliyah (MA) untuk segera melakukan pengecekan.

Ibnu Asaddudin, Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas, Jumat (7/3), mengatakan informasi cairnya dana BOS tersebut diperoleh dari surat Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jateng.

Pada jenjang MI dan MTs, lanjut dia, dana BOS tersebut dialokasikan untuk penyaluran tahap I (periode Januari-Maret) dan MA untuk semester I (periode Januari-Juni) se-Kabupaten Banyumas.

Penyaluran dana ini melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Semarang II ke rekening masing-masing penerima dana BOS 2014.

Adapun terkait penggunaan dana BOS, dia mengimbau agar tiap-tiap madrasah berpedoman pada buku panduan teknis sesuai jenjang dan peraturan lainnya sebagai panduan dalam pelaksanaan BOS.

Dia menambahkan, besarnya dana yang diterima masing-masing siswa untuk jenjang MI/Ponpes Salafiyah Ula sebesar Rp 580 ribu/siswa/tahun, jenjang MTs/Ponpes Salafiyah Wustha sebesar Rp 710 ribu/siswa/tahun. Sedangkan untuk jenjang MA sebesar Rp 1 juta/peserta didik/Tahun.

Setelah dana diterima, lanjut dia, masing-masing madrasah diminta untuk membuat laporan tahap I kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten sesuai ketentuan buku panduan teknis BOS 2014. Selain itu, mempersiapkan data pengelolaan BOS untuk dilaksanakan monitoring tahap I.

”Masing-masing madrasah juga harus membuat surat pernyataan jumlah siswa Penerimaan BOS Tahap I,” jelasnya.

Sementara bagi madrasah yang masih menerima penyaluran lebih atau kurang dari jumlah siswa yang terdaftar, maka madrasah wajib melaporkan kelebihan atau kekurangan dana itu ke Tim Manajemen BOS Kemenag Kabupaten Banyumas selambat-lambatnya Senin (10/3).[]

______________________________________

Dana BOS untuk Madrasah Pekan Depan Cair
Sumber: Pelita, Banten, Maret 2014

Dana bantuan operasional sekolah (BOS) Kota dan Kabupaten Serang dipastikan cair, hal itu dapat terealisir jika tidak ada halangan, sementara pencairan tersebut merupakan pencairan triwulan pertama (Januari-Maret) untuk siswa madrasah ibtidaiyah (MI) dan madrasah tsanawiyah (MTs).
Kepala Bidang Madrasah dan Pendidikan Dasar Islam (Kabid Mapendais) Kanwil Departemen Agama (Depag) Provinsi Banten Ubiq Baehaqie mengatakan pencairan pekan depan sudah menjadi agenda sesuai target bulan pencairan per triwulan.

Juga bentuk komitmen Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Banten yang menjanjikan dana BOS pekan ini dapat dicairkan termasuk didalamnya untuk siswa SD/SDLB dan SMP/SMPT/SMPBL. Adapun besarnya dana BOS persiswa untuk SD/SDLB di kota Rp400.000 pertahun, SD di kabupaten Rp397.000 pertahun. Sementara BOS untuk SMP/SMPT/SMPBL kota Rp575.000 pertahun, dan SMP kabupaten Rp570.000 pertahun.
Bila tidak ada kendala yang berarti Insya Allah pekan depan sudah dapat dicairkan di Bank Rakyat Indonesia (BRI), bukan di Kantor Pos. Dan kami telah menyerahkan rekening ke pihak KPN pekan lalu, katanya, Kamis (12/3) di Serang.

Menurutnya besaran BOS untuk masing-masing siswa MI/Ula di kota sebesar Rp400.000 pertahun dan MI/Ula di kabupaten Rp397.000 per tahun. Sedangkan BOS untuk MTs/Wustha di kota sebesar Rp575.000 persiswa per tahun dan MTs/Wustha di kabupaten Rp570.000 per siswa pertahun.
Selain MI/Ula, MTs/Wustha siswa pondok pesantren (PPs) yang menyelenggarakan pendidikan dalam kaitan wajib belajar pendidikan dasar (Wajar Dikdas) juga mendapatkan dana BOS. Besarannya sama seperti siswa sekolah regular.

Adapun jumlah siswa yang mendapatkan dan BOS masing-masing di antaranya, MI sebanyak 136.765 siswa, MTs sebanyak 156.925 siswa, Ula sebanyak 3.849 siswa, dan Wustha sebanyak 28.048 siswa. Akan halnya keterlambatan pencairan dana BOS, terkendala pada koreksi ulang rekening masing-masing sekolah yang dikirimkan ke pihak Kantor Perbendaharaan Negara (KPN).

___________________________________

Dana BOS untuk MI dan MTs Sudah Cair

Sumber: LOMBOKINI.com 10 Maret 2014

Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten Lombok Timur terhitung sejak hari Senin (10/03/2014) sudah bisa dicairkan masing madrasah penerima.

Pernyataan itu dikatakan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag kabupaten Lombok Timur, Fauzan Azima, pada LOMBOKINI.com di ruang kerjanya, Senin (10/03/2014).

“Jumlah siswa penerima bantuan tersebut 31.362 orang dengan besar bantuan Rp 5.566.755.000,” jelas Fauzan.

Lebih jauh Fauzan menandaskan, bahwa kini pihaknya terus berupaya memperjuangkan kesejahteraan madrasah baik kesejahteraan guru, sarana dan prasarana dan siswa.

“Terkait dengan bantuan dana apapun namanya yang berhubungan dengan madrasah, terutamanya yang menyangkut kesejahteraan guru, kami akan berupaya untuk mencairkannya tepat waktu,” terang mantan Kasubag TU Kemenag Lotim itu.

————–

Kepada

Yth. Bapak/Ibu Kepala MI, MTs, MA Negeri/Swasta
Se Kabupaten Malang
Di Tempat

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Dalam rangka memenuhi permintaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur maka dengan ini kami melakukan PENDATAAN SISWA CALON PENERIMA BOS untuk MI, MTs dan MA Negeri/Swasta , form pendataan dapat didownload di sini :

1. Form pendataan BOS MI
2. 2. Form pendataan BOS MTs
3. Form pendataan BOS MA

  1. Data tersebut harus sudah kami terima di Seksi Pendma Kab. Malang Hari  Senin Tanggal 3  Maret 2014 Pk. 10.00 WIB berupa soft copy (rekap subrayon/KKM dan data per madrasah) dan hard copy rangkap 1)
  2. Pada rekap lembaga oleh KKM/ Subrayon diketahui oleh PPAI/ Pengawas masing- masing.

Demikian atas perhatiannya disampaikan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah

Muhajir, S. Pd. M. Ag

NB :

JIKA ADA DATA TERLAMBAT RESIKO DITANGGUNG MADRASAH MASING- MASING (BOS YANG CAIR TIDAK SESUAI DENGAN DATA YANG MASUK)

SUMBER: http://madrasahkabmalangoke.wordpress.com/2014/02/26/permintaan-data-bos-mi-mts-ma-tahun-2014/

Iklan

1 Komentar

  1. dana bos tersebut jangan sampai jatuh kepada orang yang bukan hak nya ,,, harus benar benar di surpay

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Flickr Photos

%d blogger menyukai ini: