Beranda » Buletin » Profil Jokowi (Joko Widodo)

Profil Jokowi (Joko Widodo)

Profil Jokowi (Joko Widodo) biodata

Joko Widodo yang biasa dikenal sebagai Jokowi adalah sosok yang fenomenal. Karirnya meroket sejak memenangkan pilwali kota Solo (Surakarta) untuk kedua kalinya dengan kemenangan mutlak. Namanya menghiasi headline media massa cetak maupun online secara nasional berkat kampanyenya mempromosikan mobil ESEMKA. Dan itu membuat elite partai PDIP membawanya mencalonkan diri untuk gubernur DKI Jakarta menyaingi Fauzi Bowo yang didukung mayoritas partai.

DAFTAR ISI

  1. Profil Jokowi (Joko Widodo)
  2. Hasil Quick Count Pilgub DKI Ke-2 2012
  3. Hasil Resmi Pilkada Pilgub DKI Ke-2 2012
  4. Walikota Terbaik Dunia 2013

Jokowi datang dan menang! Kemenangan ini membuatnya mulai digadang-gadang untuk tampil dalam pentas yang lebih besar apabila dia berhasil memenuhi janjinya membenahi Jakarta. Yaitu, pentas pemilu presiden pada 2017. Kita lihat saja apakah seorang Jokowi mampu menaklukkan Jakarta, dan kemudian menaklukkan peta politik nasional.

PROFIL JOKO WIDODO (JOKOWI)
Berikut profil biodata singkat Jokowi

Nama : H.Joko Widodo (Jokowi)
Tempat/tanggal lahir : Surakarta, 21 Juni 1961
Isteri : Iriana
Agama: Islam
Ibu: Sujiatmi Notomiatjo

Anak :

– Gibran Rakabuming (25), lulusan Universitas di Australia dan Singapura
– Kahiyang Ayu (21), mahasiswi Universitas Negeri Sebelas Maret
– Kaesang Pangarep (17), pelajar di Singapura

Pendidikan:

– SDN 111 Tirtoyoso, Solo
– SMPN 1 Solo
– SMAN 6 Solo
– Fakultas Kehutanan UGM (lulus tahun 1985)

Penghargaan :

Penghargaan Personal

10 Tokoh di Tahun 2008 oleh Majalah Tempo
Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta Award
Bung Hatta Anticorruption Award (2010)
Charta Politica Award (2011)
Wali Kota teladan dari Kementerian Dalam Negeri (2011)

Kota Solo di Masa Kepemimpinan Jokowi:

Kota dengan Tata Ruang Terbaik ke-2 di Indonesia
Piala dan Piagam Citra Bhakti Abdi Negara dari Presiden Republik Indonesia (2009), untuk kinerja kota dalam penyediaan sarana Pelayanan Publik, Kebijakan Deregulasi, Penegakan Disiplin dan Pengembangan Manajemen Pelayanan
Piala Citra Bidang Pelayanan Prima Tingkat Nasional oleh Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia (2009)
Penghargaan dari Departemen Keuangan berupa dana hibah sebesar 19,2 miliar untuk pelaksanaan pengelolaan keuangan yang baik (2009)
Penghargaan Unicef untuk Program Perlindungan Anak (2006)
Indonesia Tourism Award 2009 dalam Kategori Indonesia Best Destination dariDepartemen Kebudayaan dan Pariwisata RIbekerjasama dengan majalah SWA.
Penghargaan Kota Solo sebagai inkubator bisnis dan teknologi (2010) dari Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI)
Grand Award Layanan Publik Bidang Pendidikan (2009)
5 kali Anugerah Wahana Tata Nugraha (2006-2011) – Penghargaan Tata Tertib Lalu Lintas dan Angkutan Umum
Penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada Arutala dari DepKes (2009)
Kota Terfavorit Wisatawan 2010 dalam Indonesia Tourism Award 2010 yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.
Pemerintah Kota Solo meraih penghargaan kota/kabupaten pengembang UMKM terbaik versi Universitas Negeri Sebelas Maret alias UNS SME’s Awards 2012
Penghargaan dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono sebagai salah satu kota terbaik penyelenggara program pengembangan mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) 2011.
Penghargaan Langit Biru 2011 dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk kategori Kota dengan kualitas udara terbersih
Penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudoyono dalam bidang Pelopor Inovasi Pelayanan Prima (2010)

HASIL QUICK COUNT PILGUB DKI SEPTEMBER 2012

Hasil quick count pilgub DKI putaran 2 sejumlah lembaga survei memenangkan pasangan Jokowi-Ahok dengan selisih margin yang cukup besar antara 5 sampai 7 poin. Diperkirakan hasil penghitungan manual oleh KPUD tidak akan berbeda jauh. Artinya, kemungkinan besar Jokowi-Ahok akan melenggang jadi gubernur DKI untuk lima tahun ke depan menggantikan Fauzi Bowo alias Foke yang hanya berhasil jadi Gubernur DKI untuk 1 (satu) kali masa jabatan.

Berikut rinciannya:

Hasil Putaran ke-2 Pilkada DKI Jakarta

Versi LSI (Lembaga Survei Indonesia)

Hasil Putaran ke-2 Pilkada DKI Jakarta Versi  LSI

Jakarta
Foke-Nara
Jokowi-Ahok
Partisipasi
Barat
46,04%
53,96%
71,08%
Pusat
48,23%
51,77%
65,69%
Selatan
46,77%
53,23%
64,30%
Timur
46,72%
53,28%
65,11%
Utara
43,36%
56,64%
63,63%
TOTAL
46,19%
53,81%
67,35%

VERSI LINGKARAN SURVEI INDONESIA

(Lingkaran Survei Indonesia(LSI), hasil hitung cepat menunjukkan Jokowi-Basuki unggul dengan 53,68 persen, sementara duet Foke-Nara meraih 46,32 persen.

HASIL QUICK COUNT VERSI SMRC SAIFUL MUJANI RESEARCH CONSULTING

Quick count MNC Media- Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyatakan pasangan Jokowi-Ahok meraih dukungan 52,91% suara, unggul atas Foke-Nara yang memperoleh 47,09%. Jokowi- Ahok unggul di semua wilayah Jakarta.

HASIL HITUNG CEPAT PILGUB PILKADA DKI VERSI KOMPAS

Dalam quick count yang digelar oleh Kompas, pasangan Jokowi-Ahok berhasil meraup 52,97%. Angka ini terpaut 5% dari Foke-Nara yang memperoleh 47,03%. Jika dilihat dari persebarannya, Jokowi-Ahok sukses menaklukkan empat wilayah: Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Foke-Nara hanya memperoleh kemenangan di Jakarta Pusat.

REKAP HASIL QUICK COUNT PILGUB DKI PUTARAN KE-2

1. Quick Count LSI-TV One: Jokowi-Ahok 53,68%, Foke-Nara 46,32%.
2. Indo Barometer-Metro TV: Jokowi-Ahok 54,11%, Foke-Nara 45,89%.
3. LSI-SCTV: Jokowi-Ahok: 53,81%, Foke-Nara 46,19%.
4. Kompas: Jokowi-Ahok: 52,97 %, Foke-Nara 47,03%
5. MNC Media-SMRC: Jokowi-Ahok 52,63%, Foke-Nara 47,37%.


HASIL RESMI PILKADA DKI PUTARAN 2

AHasil Resmi Pilkada DKI 2012 Putaran 2

Pilkada DKI 2012 putaran 2 hasil resmi versi KPUD Jakarta sudah keluar kemarin. Dan hasilnya tidak jauh dari hasil quick count berbagai lembaga survei yang memenangkan cagub Jokowi-Ahok. Siapakah lembaga suvei paling akurat yang hampir sama dengan perhitungan KPUD?

Menurut Dahliah Umar, jumlah pemilih dalam Pilgub DKI ini sebanyak 6.996.951 jiwa. Sedangkan jumlah surat suara yang digunakan sebanyak 4.667.941 surat. Dari jumlah itu surat suara yang sah sebanyak 4.592.945 surat dan yang tidak sah 74.996 surat.

Berdasarkan perolehan suara per wilayah, di Jakarta Utara, pasangan Foke-Nara meraih 300.188 suara atau 40,96 persen dan Jokowi-Ahok 432.714 suara atau 59,04 persen.

Kemudian di Kepulauan Seribu, pasangan Foke-Nara meraih 8.794 suara atau 73,45 persen dan Jokowi-Ahok 3.178 atau 26,55 persen. Di Jakarta Pusat, pasangan Foke-Nara meraih 249.427 suara atau 49,30 persen dan Jokowi-Ahok meraih 256.529 suara atau 50,70 persen. Di Jakarta Timur, pasangan Foke-Nara meraih 611.366 suara atau 46,79 persen dan Jokowi-Ahok meraih 695.220 suara atau 53,21 persen.

Selanjutnya di Jakarta Selatan, pasangan Foke-Nara meraih 476.742 suara atau 48,45 persen dan Jokowi-Ahok meraih 507.257 atau 51,55 persen. Di Jakarta Barat, pasangan Foke-Nara meraih 474.298 suara atau 45,11 persen dan Jokowi-Ahok meraih 577.233 suara atau 54,89 persen.

Secara total, pasangan Jokowi-Ahok memenangi hasil pilgub putara kedua dengan pasangan calon nomor urut 1, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) tercatat mengantongi 2.120.815 suara atau 46,18 persen. Sedangkan pasangan nomor urut 3, Joko Widodo-Basuki Tjahaya Purnama (Jokowi-Ahok) mengantongi 2.472.130 suara atau 53,82 persen.

HASIL QUICK COUNT PALING AKURAT

Kalau dibanding dengan hasil quick count, maka hasil resmi versi KPUD tidak berbeda jauh. Nah, yang menarik lembaga survei manakah yang hasil penghitungannya paling akurat atau paling mendekati hasil resmi KPUD DKI Jakarta? Mari kita bandingkan:

HASIL RESMI KPUD PILGUB DKI PUTARAN II:

Joko Widodo-Basuki Tjahaya Purnama (Jokowi-Ahok) 53,82 persen.
Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) mengantongi 46,18 persen.

HASIL QUICK COUNT PILGUB DKI PUTARAN II:

1. Quick Count LSI-TV One: Jokowi-Ahok 53,68%, Foke-Nara 46,32%.
2. Indo Barometer-Metro TV: Jokowi-Ahok 54,11%, Foke-Nara 45,89%.
3. LSI-SCTV: Jokowi-Ahok: 53,81%, Foke-Nara 46,19%.
4. Kompas: Jokowi-Ahok: 52,97 %, Foke-Nara 47,03%
5. MNC Media-SMRC: Jokowi-Ahok 52,63%, Foke-Nara 47,37%.

LEMBAGA SURVEI PALING AKURAT QUICK COUNT-NYA

LSI-SCTV: Jokowi-Ahok: 53,81%, Foke-Nara 46,19%.


WALIKOTA TERBAIK DUNIA 2012

Jokowi membuat bangga Indonesia. Untuk pertama kalinya, seorang Walikota Indonesia menjadi Waliko Terbaik dunia. Jokowi juara nomor 3 versi The City Mayors Foundation. Keputusan ini diambil menyusul pencalonan dan pemungutan suara dalam pemilihan World Mayor Project 2012 yang berlangsung selama sembilan bulan yang dilakukan panel juri yang terdiri dari para anggota Yayasan Wali Kota Sedunia (The City Mayors Foundation).

Daftar 10 Besar Walikota terbaik dunia.

1. Iñaki Azkuna, Bilbao, Spanyol; 2. Lisa Scaffidi, Perth, Australia; 3. Joko Widodo, Surakarta, Indonesia; 4. Régis Labeaume, Québec City, Kanada; 5. John F Cook, El Paso, AS; 6. Park Wan-su, Changwon City, Korea Selatan; 7. Len Brown, Auckland, Selandia Baru; 8. Edgardo Pamintuan, Angeles City, Philippines; 9. Mouhib Khatir, Zeralda, Aljazair; 10 Alfonso Sánchez Garza, Matamoros, Mexico.

Alasan pemilihan Jokowi:

(a) keberhasilannya mengubah Surakarta dari kota yang banyak tindak kriminal menjadi pusat seni dan budaya, yang kemudian berhasil menarik turis internasional untuk datang.
(b) kampanye Joko Widodo melawan korupsi membuat dia juga dikenal sebagai politisi paling jujur di Indonesia.

World Mayor Project ini diorganisasi sejak 2004 oleh Yayasan Wali Kota Sedunia, sebuah lembaga pemikir untuk masalah-masalah perkotaan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Flickr Photos

%d blogger menyukai ini: