Beranda » Buletin » Peraturan Foto Ijazah Berjilbab

Peraturan Foto Ijazah Berjilbab

Berdasarkan Surat Edaran Dirjen Dikdasmen Maret tahun 2002 dan Surat Edaran Dirjen Dikti September 2002 dinyatakan bahwa boleh pas foto berjilbab digunakan untuk ijazah (STTB – Surat Tanda Tamat Belajar), rapor dan pendaftaran siswa baru di seluruh sekolah SD SLTP SLTA dan Perguruan Tinggi baik yang berada di bawah Kemdinas/Kemdikbud atau Kemenag. Negeri atau Swasta.

DAFTAR ISI

Surat Edaran Dirjen Dikdasmen 2002 Tentang Pas Foto Berjilbab
Surat Edaran Dirjen Dikti 2002 Tentang Pas Foto Berjilbab Berkerudung
Peringatan Hari Jilbab se-Dunia
CPNS Pas Foto Berjilbab, Bolehkah?
Karus Larangan ber-Jilbab di Indonesia

SURAT EDARAN DIRJEN DIKDASMEN MARET 2002 TENTANG PAS FOTO BERJILBAB

SALINAN
SURAT EDARAN DIRJEN DIKDASMEN
Nomor: 1177/C/PP/2002

Hal : Pakaian berjilbab dan Pas foto
11 Maret 2002

Yang terhormat :
siswa yang memakai kerudung atau jilbab boleh menggunakan pasfoto yang berkerudung/berjilbab untuk kelengkapan administrasi pendidikan, antara lain
Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan di Propinsi seluruh Indonesia
Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten/Kota seluruh Indonesia

Menyikapi aspirasi yang berkembang di masyarakat saat ini, dipandang perlu mempertegas beberapa kebijakan berkenaan dengan pakaian berjilbab dan pasfoto guna mengambil langkah-langkah yang arif bagi kepentingan dan ketenangan kegiatan belajar mengajar sebagai berikut :

Siswa diperkenankan menggunakan pakaian seragam berjilbab yang bentuk dan rancangannya diserahkan sepenuhnya kepada sekolah dengan mengikutsertakan Komite Sekolah/BP3.
Bagi :

a. Surat Tanda Tamat Belajar (STTB);
b. Rapor;
c. Penerimaan siswa baru.

Dalam semua kegiatan pendidikan, sekolah harus memberikan perlakuan yang sama bagi seluruh siswa, baik yang berjilbab maupun yang tidak berjilbab.

Keterangan dalam edaran ini agar dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya, dan atas perhatian Saudara, kami ucapkan terimakasih.

Direktor Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

TTD
Dr. Ir. Indra Djati Sidi
NIP: 130 672 115

Tembusan:

Menteri Pendidikan Nasional,
Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah,
Menteri Agama,
Semua Gubernur,
Semua Bupati/Walikota,
Sesjen Depdiknas,
Irjen Depdiknas,
Kabalitbang Depdiknas,
Komisi VI DPR-RI,
Direktorat dalam lingkungan Ditjen Dikdasmen.

________________________________________

SURAT EDARAN DIRJEN DIKTI SEPTEMBER 2002 TENTANG PAS FOTO BERJILBAB BERKERUDUNG

Nomor : 1928/D/C/2002 Jakarta, 12 September 2002
Lampiran : –
Perihal : Pas photo berjilbab/berkerudung

Kepada Yth:
– Rektor Univ/Institut Negeri
– Ketua Sekolah Tinggi Negeri
– Direktur Politeknik Negeri
– Koodinator Kopertis Wilayah I s/d XII
Seluruh Indonesia

Sejalan dengan aspirasi yang berkembang di masyarakat dalam era reformasi ini dan mengingat selalu timbulnya permasalahan pas photo berjilbab/berkerudung yang tidak diperbolehkan dalam melengkapi persyaratan penerimaan mahasiswa baru atau hal-hal yang berkenaan dengan dokumen resmi bagi seorang mahasiswa pada perguruan tinggi,
dipandang perlu mempertegas beberapa kebijakan baru yang berkenaan dengan hal tersebut sebagai berikut:

1. Para mahasiswi diperbolehkan menggunakan pas photo dirinya yang berjilbab/berkerudu ng untuk kelengkapan administrasi akademik antara lain:
a. Ijazah
b. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
c. Penerimaan mahasiswa baru
d. Dan lain-lain yang berkenaan dengan administrasi akademik
2. Kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk melakukan diskriminasi dengan para mahasiswi yang tidak berjilbab/ berkerudung. Oleh karena itu dimohon agar dalam semua kegiatan tri dharma perguruan tinggi, harus memberikan perlakuan yang sama baik yang berjilbab/berkerudu ngmaupun tidak berjilbab/berkerudu ng sesuai dengan semangat demokrasi.
3. Apabila di kemudian hari, untuk sesuatu keperluan tertentu disyaratkan pas foto yang tidak memakai kerudung/jilbab dan/atau pas foto yang harus kelihatan telinganya, maka Perguruan Tinggi dimana mahasiswi tersebut menyelesaikan kuliahnya tidak dapat mengganti dokumen dan/atau memberi keterangan lain yang berhubungan dengan jati
diri yang bersangkutan, karena kesulitan memastikannya.

Dengan dikeluarkan surat edaran ini, maka Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No.1128/D/O/ 84 tanggal 28 Agustus 1984 dan surat Dirjen Dikti No.4277/D/T/ 91 tanggal 1 Oktober 1999 serta No.3206/D/T/ 94 tanggal 20 Juni 1994 mengenai pas photo yang berjilbab, dinyatakan tidak berlaku lagi.

Demikian untuk diketahui dan atas perhatian saudara kami ucapkan
terima kasih.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi

Satryo Soemantri Brodjonegoro
NIP.130889802

Tembusan:
1. Bapak Mendiknas (sebagai laporan);
2. Irjen Depdiknas
3. Sesjen Depdiknas
4. Direktur PAK Ditjen Dikti
5. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia
6. Ketua Umum Takmir Masjid Fatimatuzzahra

Sumber: http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=20

________________________________________

HARI JILBAB SE-DUNIA

Hari jilbab dunia diperingati setiap 1 Februari setiap tahunnya. Dan pertama kali diadakan pada 1 Februari 2013. Hari Jibab dunia dicetuskan Muslimah New York, Nazma Khan. Ia melihat jilbab bisa menjadi simbol toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Peringatan hari jilbab dunia juga diperingati oleh kalangan non-muslim Amerika.

Esther Dale (28), warga California, Amerika Serikat, mengungkapkan masih ada yang disalahpahami dari jilbab. Padahal, jilbab itu mencerminkan kesopanan.

Artinya, asumsi yang salah apabila perempuan memakainya karena terpaksa. “Itu sama sekali tidak benar,” kata dia seperti dikutip onislam.net, Jumat (1/2). Dale merupakan perempuan non-muslim yang ambil bagian dari acara itu. Dale yang merupakan penganut Mormon, memahami pentingnya agama dalam kehidupan sehari-hari.

Sebelumnya, umat Islam Inggris juga memperingati hari jilbab sedunia yang disebut World Hijab Day yang diperingati setiap 4 September.

Keputusan untuk menjadikan hari ini sebagai hari khusus untuk Muslimah berjilbab terjadi pada tahun 2004 silam di Inggris. Di hari itu, ratusan orang yang berasal dari berbagai lembaga internasional berkumpul untuk melakukan konferensi menyusul pelarangan jilbab di Prancis.

Di Jerman, peringatan hari jilbab dunia diperingati pada 1 Juli. Ditetapkannya Hari Jilbab ini berawal dari terbunuhnya Marwa al-Sherbini (32th) warga Mesir yang dibunuh seorang warga berkebangsaan Jerman di sebuah pengadilan di Kota Dresden, Jerman pada 1 Juli 2009.

Dari ketiga hari jilbab sedunia yang diadakan, tampaknya tanggal 1 Februari akan menjadi Hari Jilbab Dunia yang paling ramai diperingati dan paling terorganisir karena juga melibatkan umat non-muslim. Denan bantuan sosial media peringatan 1 Februari ini diadakan tidak hanya di Amaerika tapi juga di Inggris.

________________________________________

CPNS DENGAN PAS FOTO BERJILBAB, BOLEHKAH?

CPNS Pas Foto Berjilbab, Bolehkah?

Dalam situs resmi Badan Kepegawaian Negara bkn.go.id, ada seorang CPNS yang mengalami diskriminasi karena memakai pas foto berjilbab. Jawaban dari staf BKN adalah tidak ada larangan alias boleh pas foto pra jabatan CPNS mengenakan jilbab. Berikut petikannya:

Nama: dr.IKA SETYANINGRUM
Unit Kerja/Instansi:
Tanggal Kirim: Selasa, 22 Desember 2009
Pertanyaan/Jawaban:

assalamualaikum wr.wb saya CPNS di salah satu kabupaten. dilarang dan dibatalkan ikut prajabatan dikarenakan melampirkan pas photo dengan pakaian wanita nasional dan mengunakan “jilbab”.. apa benar ada aturan perundang-undangan yang melarang seseorang “tidak boleh” menggunakan pas photo berjilbab untuk ikut prajabatan?? saya mohon informasinya segera,karena sudah saya tanyakan di daerah lain tidak dipermasalahkan pas photo berjilbab..dan pihak diklat ditempat kami menyatakan bahwa itu aturan dari BKN dan LAN..apa benar demikian? sekali lagi saya mohon jawaban untuk email saya ini segera..terima kasih wassalam

*** Jawaban redaksi ***
Tidak ada larangan bagi peserta prajabatan yang melampirkan fas foto dengan menggunakan jilbab.
Sumber: http://bkn.go.id/in/component/consultation/?start=2520

________________________________________

KASUS LARANGAN PAKAI JILBAB DI INDONESIA

Walaupun sejak tahun 2002 larangan berjilbab pada pas foto ijazah sudah dicabut, namun masih saja terjadi pada sejumlah kasus di mana sebagian wanita berjilbab diwajibkan melepas jilbab atau kerudungnya saat membuat pas foto atau ditolak berkas lamaran kerjanya karena memakai jilbab. Berikut sejumlah kasus larnagan berjilbab di Indonesia:

Pemkab Karo Sumut Tolak CPNS Berjilbab

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo Sumut membuat larangan pemakaian jilbab (penutup kepala) dalam pas photo lamaran CPNS.

Hal ini baru diketahui ketika salah seorang pelamar CPNS Pemkab Karo, Siti Aisyah br Pinem (34), warga Jalan Siki Kabanjahe, mengaku gagal mengikuti ujian CPNS Pemkab Karo karena tidak lulus dalam seleksi berkas, hanya karena dirinya bersikukuh untuk mengenakan jilbab di pas fotonya (18 September 2009).

Peristiwa ini memicu protes keras dari berbagai elemen organisasi Islam di Sumatera Utara seperti Gerakan Pemuda Alwasliyah (GPA), Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, dan politisi partai Islam Sumut.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Flickr Photos

%d blogger menyukai ini: